Hari ini 17 Maret, Domain Dot Com berusia 30 Tahun


Domain internet [dot]com pertama yang bernama Symbolics.com resmi didaftarkan pada 15 Maret 1985. Saat itu, atau lebih tepatnya tiga dekade yang lalu, hanya lima domain lain yang menyusul didaftarkan pada tahun yang sama. Menurut keterangan dari Verisign, diperlukan waktu dua tahun sebelum 100 nama domain pertama mulai bermunculan.
Hari ini 17 Maret, Domain Dot Com berusia 30 Tahun
Verisign adalah lembaga yang mengatur registrasi top-level domain, termasuk .com, sementara domain .com sendiri merupakan salah satu domain yang dipakai mengatur alamat untuk mengakses laman-laman web di internet. Di Indonesia sendiri, misalnya, terdapat domain .id yang pendaftarannya dibuka tahun lalu. Nama .com merupakan singkatan dari “commercial”, yang berarti ditujukan untuk situs organisasi komersil, meski kemudian registrasinya dibuka dan bebas dipakai siapapun.

Pendaftaran situs dengan domain .com melonjak antara tahun 1995 hingga 2000, di mana jumlahnya meningkat dari 9.005 menjadi lebih dari 20 juta. Saat itu pertumbuhan sektor internet mendorong banyak pihak untuk membangun bisnis online. Sebagian besar kemudian bangkrut karena terus menghabiskan modal, sementara untung tak kunjung dicapai.

Fenomena di akhir abad ke-20 ini kemudian dikenal dengan istilah “dot-com bubble”.

Namun sejumlah perusahaan online berhasil selamat dari krisis, termasuk Amazon.com dan eBay.com yang dikemudian hari tumbuh menjadi raksasa internet. Begitu pula dengan domain .com yang kini menjadi nama domain terbanyak, bersama dengan nama-nama domain top-level lain seperti .co, .net, dan .org.

Menurut data dari Verisign, jumlah domain .com yang terdaftar mencapai lebih dari 115 juta pada akhir 2014. Tiap detiknya, ada satu nama domain .com baru yang didaftarkan. Tiga puluh tahun setelah kelahirannya, domain .com telah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan pengguna internet. Happy Birthday .com!

(tekno.kompas.com)

Peekmybook: Sensasi Menikmati Hidup Melalui Buku Super Unik


Peekmybook : Extraordinary Diary Book for Your Extraordinary Life

[AWAL MULA USAHA]
Sejak sekolah, perempuan yang bernama Cicilia suka banget dengan hal-hal yang berbau buku tulis, agenda, buku kosong dan semacamnya. Kemudian sewaktu kuliah di luar negeri, doi iseng-iseng nge-design dan nge-print buku diary untuk dipakai sendiri. Nah setelah itu dicoba dipromosikan ke teman-temannya dan ternyata responnya positif. Akhirnya saat doi pulang ke Indonesia, dimulailah bisnis Peekmybook ini.

Peekmybook: Sensasi Menikmati Hidup Melalui Buku Super Unik 
Hingga saat ini, peekmybook telah menawarkan berbagai buku dengan konten dan desain unik yang pastinya gak pasaran. Dan menariknya lagi, isi buku-buku nya di desain sendiri semua loh! Dengan tujuan untuk mengembalikan lagi budaya menggunakan buku di tengah-tengah maraknya perkembangan teknologi zaman sekarang, peekmybook seakan telah memberikan warna dan semangat baru bagi semua kalangan untuk kemudian tidak melupakan buku dan fungsi buku itu sendiri.

 APA SAJA SPESIFIKASI PRODUK YANG DIBUAT?
BahanHVS biasa dan kertas samson (kertas warna coklat)
Ukuranbervariasi dari yang standard A5 sampai yang super mini A7.
Hargaberkisar dari Rp 25.000 - Rp 109.000.
Bisa juga untuk buku custom souvenir ultah anak kecil (up to Rp 155.000).

Peekmybook: Sensasi Menikmati Hidup Melalui Buku Super Unik

 KATEGORI PRODUK APA SAJA YANG DISEDIAKAN?
Blank Books / Sketchbook | Books | Fashion | Foods & Beverages | Kids | Miscellaneous | Movies | School / University | Sold Out | Souvenir | Sports | Travel | Wall Decor

Peekmybook: Sensasi Menikmati Hidup Melalui Buku Super Unik

YANG PALING LARIS BIASANYA APA?
Game of Love (Best seller, buku kuis unik untuk couple), Addicted Series (buku untuk pecinta baca / nonton / makan), Keep Calm (buku bergaris untuk catatan sehari-hari), The Passbook (buku pemasukan pengeluaran), dan masih banyak lagi.

Peekmybook: Sensasi Menikmati Hidup Melalui Buku Super Unik

Peekmybook: Sensasi Menikmati Hidup Melalui Buku Super Unik

MERCHANT HIGHLIGHT: PEEK MY BOOK
Meet Cicilia, the founder and brains behind Peek-My-Book, an independent notebook brand, that creates cute and simple notebooks for various occasions and needs. Find out her process and the first book she ever made!


BAGAIMANA PROSEDUR PEMESANAN NYA?
● Cek ketersediaan dan kelengkapan buku di situs berikut → www.peekmybook.com
● Pilih item yang sesuai selera Anda.
● Pesan via WhatsApp (08568022246) / PIN BB (7D6814F1)
CP → BATARA WATSON    Authorized Reseller
Format Pemesanan → Nama + alamat lengkap + no hp + mau beli barang apa


* No Rek & tata cara pengiriman akan diberitahukan sewaktu memesan.
* Kalau ingin tahu deskripsi lengkap soal buku, silahkan telusuri pada website nya.


~ Don't judge a book by its cover, peek before you pick!

Beginilah Accordion yang Dibentuk dengan jQuery Sederhana


Accordion Menu adalah menu yang umumnya berbentuk mini namun dibuat dengan beberapa efek animasi. Biasanya memiliki beberapa item (sub-menu) yang ketika diklik akan terbuka ataupun tertutup. Jika menu lainnya dibuka (diklik), maka menu sebelumnya yang terbuka akan otomatis tertutup.. begitu kira-kira. Baiklah, disini saya akan mengajarkan bagaimana membuat Accordion Menu dengan metode jQuery sederhana. Kita juga akan menggunakan sedikit efek untuk lebih menghidupkan Accordion tersebut.

Beginilah Accordion yang Dibentuk dengan jQuery Sederhana
Accordion yang kita ciptakan disini akan membutuhkan sedikit fungsi jQuery agar manfaatnya lebih maksimal. Dan jika anda mengikuti tutorial ini dengan benar, tentu Accordion yang anda dapatkan seharusnya persis seperti yang kita harapkan bersama. Berikut tutorial nya :

HTML
<div id="accordionxx">
<a href="#one" class="first">ARTIKEL TERAKHIR</a>
<div id="one"><i>Kolom untuk pembaharuan artikel baru...</i></div>
<a href="#two">KOMENTAR PENGUNJUNG</a>
<div id="two"><i>Kolom untuk semua komentar yang masuk...</i></div>
<a href="#three">DATA DAN STATISTIK HALAMAN</a>
<div id="three"><i>Kolom untuk informasi tambahan mengenai halaman...</i></div>
</div>
Pertama kita buat struktur HTML untuk menampilkan menu nya. Di dalam menu terdapat isi/konten yang akan ditampilkan. Konten dari menu dapat berupa tulisan, kode, gambar, dan sebagainya.
CSS
#accordionxx{margin-top:50px;border:thin solid #cecece;border-top:none;border-bottom:none;}
#accordionxx div{background:white;height:100px;line-height:100px;display:none;border-bottom:thin solid #cecece;padding-left:15px;}
a{display:block;width:483px;background:#f4f4f4;background-image:-webkit-linear-gradient(white,#ededed);background-image:-moz-linear-gradient(white,#ededed);background-image:-o-linear-gradient(white,#ededed);background-image:-ms-linear-gradient(white,#ededed);background-image:linear-gradient(white,#ededed);color:#959696;padding-left:15px;height:40px;line-height:40px;text-decoration:none;border-bottom:thin solid #cecece;font-family:Cambria;font-size:13px;font-weight:bold;text-shadow:0 1px 1px white}
.first{border-top:thin solid #cecece}
Saatnya mendekorasi Accordion Menu yang sudah mulai terbentuk dengan beberapa baris CSS. Perhatikan dalam berkas CSS di atas, meskipun kita hanya menggunakan kode-kode CSS sederhana, namun tampilannya akan selalu cocok pada berbagai template. Elemen -webkit, -moz, -o, dan -ms kita sertakan agar warna menu selalu konsisten di berbagai browser modern.
jQuery
$("#accordionxx div").first().css('display', 'block');
var link = $("#accordionxx a");
link.on('click', function(e) {
   e.preventDefault();
   var a = $(this).attr("href");
   $(a).slideDown('fast');
   //$(a).slideToggle('fast');
   $("#accordionxx div").not(a).slideUp('fast');
});
Setelah kerangka dasar dan CSS kita terapkan, waktunya membuat Accordion menjadi lebih hidup dengan jQuery sederhana. Kode jQuery inilah yang membuat Accordion menjadi berefek dan beranimasi ketika diklik (dibuka dan ditutup).


Kita telah selesai, anda dapat mencoba demonstrasi nya pada tautan di bawah ini. Demonstrasi nya saya buatkan persis seperti yang terlihat pada gambar di awal postingan ↓



Silahkan dicoba sendiri! ☺

Cara Terbaik Menyimpan Arsip Halaman Web di Internet Archive


Sudahkah anda memiliki tempat sebagai sarana penyimpan halaman-halaman web/situs anda secara online? Atau belum tahu bagaimana mengarsip keseluruhan halaman anda di satu tempat yang sama sehingga suatu saat bisa anda akses kembali dengan mudah? Kini anda tak perlu khawatir lagi, karena Internet Archive menyediakan solusi untuk mewujudkannya. Mungkin banyak diantara anda sudah pernah atau bahkan sering mengunjungi perpustakaan digital terbesar ini, tapi belum pernah menggunakan fitur penyimpan manual nya.

Cara Terbaik Menyimpan Arsip Halaman Web di Internet Archive
Baiklah, sedikit pengenalan tentang Internet Archive: Wayback Machine. Internet Archive merupakan perpustakaan digital non-profit yang diciptakan dengan misi sebagai "media akses universal untuk apapun". Apapun disini dapat berarti koleksi bahan digital, termasuk; laman situs, berkas musik, obyek/gambar bergerak, maupun buku-buku online. Mengapa Internet Archive diasumsikan menjadi perpustakaan digital terbaik? Karena pada faktanya website ini menyediakan tempat penyimpanan permanen sekaligus akses publik bebas kepada siapapun--dan kapanpun. Bukan hanya itu, anda juga dapat menyimpan apapun khususnya halaman web dengan gratis tanpa daftar--bahkan sekalipun dengan intensitas yang tak terbatas. Dan ekstrimnya lagi, halaman anda akan tetap tersimpan walaupun halaman yang sudah anda simpan sebelumnya ternyata sudah anda hapus.

Bagaimana caranya? Ikuti langkah-langkah mudah ini ↓



2. Masukkan url halaman yang anda mau di bagian "Save Page Now" di sebelah kanan bawah seperti yang ditunjukkan pada gambar berikut :

Cara Terbaik Menyimpan Arsip Halaman Web di Internet Archive
3. Kemudian tunggu sampai halaman anda benar-benar disimpan. Biasanya ada dua tahap; pertama > halaman anda akan di-render dan dirayapi | Kemudian kedua > proses bahwa halaman anda telah benar-benar disimpan.

4. Setelah itu anda boleh mengecek kembali url anda tersebut untuk memastikan apakah sudah masuk ke dalam Wayback Machine. // Anda bisa saja melakukannya berulang-ulang, sehingga cache anda akan semakin banyak dan mudah untuk anda cari.



Dapatkah anda bayangkan jika dari hari ke hari, bulan ke bulan, tahun ke tahun.. anda selalu rutin menyimpan halaman web anda di Internet Archive akan berapa banyak jumlahnya? Ho ho ho.. Lantas apa tujuan dan manfaatnya? Sederhana, ibaratkan anda sedang menyimpan ataupun menghibahkan buku di sebuah perpustakaan. Contoh lainnya; ibaratkan anda sedang mengkoleksi souvenir-souvenir anda di lemari anda. Dan contoh yang lebih konkrit; ibaratkan anda sedang menabung uang di celengan anda. Selamat mengumpulkan arsip anda! ☺

Membuat Triangle yang Responsif hanya Dengan Tag DIV dan CSS


Ada beberapa pendekatan yang dapat kita lakukan untuk menciptakan sebuah ataupun banyak triangle (segitiga) pada sebuah halaman. Sebagian orang membentuk nya dengan gambar, tetapi ada juga yang dengan menggunakan kode/script. Nah, pada postingan kali ini saya akan memperkenalkan sebuah metode yang mampu menciptakan bermacam triangle dengan serangkaian kode. Bahkan ini nantinya dipergunakan bukan hanya sekedar sebagai penunjang tampilan, tetapi ini juga akan sangat terkesan interaktif karena akan kita buat bersifat responsif pula. Semoga menjadi wawasan baru bagi yang belum pernah mengetahui nya.

Membuat Triangle yang Responsif hanya Dengan Tag DIV dan CSS
Yang kita butuhkan disini hanyalah tag DIV dan berkas CSS. Jadi tidak perlu repot-repot menggunakan JavaScript atau jQuery. Menetapkan ukuran triangle yang 'fixed' dengan CSS sebetulnya cukup mudah, karena kita hanya harus menentukan bagian batasan transparan dan bagian batasan berwarna nya dengan lebar = 0 dan elemen ketinggian = 0. Namun terkadang kesulitan nya adalah ketika kita ingin membentuk variabel untuk membuat ukuran triangle sedemikian rupa menjadi responsif. Untungnya saya telah mendapatkan solusi sederhana untuk mengatasi hal tersebut, mari kita pelajari bersama!

HTML Markup
<div class="triangle-up"></div>
<div class="triangle-right"></div>
<div class="triangle-down"></div>
<div class="triangle-left"></div>
<div class="triangle-up-right"></div>
<div class="triangle-down-right"></div>
<div class="triangle-down-left"></div>
<div class="triangle-up-left"></div>
Yap, supaya lebih komprehensif kita akan langsung membuat delapan triangle sekaligus dengan arah yang berbeda-beda. Perhatikan, kita menggunakan tag DIV di sesi ini.
CSS
div{float:left;margin:.5%}

.triangle-up{width:10%;height:0;padding-left:10%;padding-bottom:10%;overflow:hidden}
.triangle-up:after{content: "";display:block;width:0;height:0;margin-left:-500px;border-left:500px solid transparent;border-right:500px solid transparent;border-bottom:500px solid #4679BD}
.triangle-right{width:0;height:0;padding-top:5%;padding-bottom:5%;padding-left:5%;overflow:hidden}
.triangle-right:after{content: "";display:block;width:0;height:0;margin-top:-500px;margin-left: -500px;border-top: 500px solid transparent;border-bottom: 500px solid transparent;border-left:500px solid #4679BD}
.triangle-down{width:10%;height:0;padding-left:10%;padding-top:10%;overflow:hidden}
.triangle-down:after{content: "";display:block;width:0;height:0;margin-left:-500px;margin-top:-500px;border-left: 500px solid transparent;border-right: 500px solid transparent;border-top: 500px solid #4679BD}
.triangle-left{width:5%;height:0;padding-top:5%;padding-bottom:5%;overflow:hidden}
.triangle-left:after{content: "";display:block;width:0;height:0;margin-top:-500px;border-top: 500px solid transparent;border-bottom: 500px solid transparent;border-right: 500px solid #4679BD}
.triangle-up-right{width:0;height:0;padding-left:10%;padding-top:10%;overflow:hidden}
.triangle-up-right:after{content: "";display:block;width:0;height:0;margin-left:-500px;margin-top:-500px;border-left: 500px solid transparent;border-top: 500px solid #4679BD}
.triangle-down-right{width:10%;height:0;padding-top:10%;overflow:hidden}
.triangle-down-right:after{content: "";display:block;width:0;height:0;margin-top:-500px;border-top: 500px solid transparent;border-right: 500px solid #4679BD}
.triangle-down-left{width:10%;height:0;padding-bottom:10%;overflow:hidden}
.triangle-down-left:after{content: "";display:block;width:0;height:0;border-right: 500px solid transparent;border-bottom: 500px solid #4679BD}
.triangle-up-left{width:0;height:0;padding-bottom:10%;padding-left:10%;overflow:hidden}
.triangle-up-left:after{content: "";display:block;width:0;height:0;margin-left: -500px;border-bottom: 500px solid transparent;border-left: 500px solid #4679BD}
Untuk dapat memodifikasi berkas CSS di atas, yang diperlukan adalah memahami bagaimana cara mengatur proporsi dari tiap-tiap triangle. Height dan weight digunakan sebagai dasar penentuan rasio segitiga yang diinginkan. Sedangkan border-left, border-right, dan border-bottom seyogianya dipakai sebagai penentu panjang dan tinggi maksimum dari triangle yang responsif. Untuk padding dan margin nya.. pastikan anda menentukan nilai-nilai nya sesuai proporsi segitiga yang anda harapkan.


We've got it! ☺
Cukup dengan langkah-langkah sederhana di atas, kita sudah mendapatkan solusi jitu untuk membuat berbagai macam triangle/segitiga yang responsif. Dan kini anda sudah bisa dengan mudah menerapkannya di situs dan proyek-proyek anda lainnya. Sebagai demonstrasi untuk pembahasan ini, silahkan masuk ke tautan berikut ↓


Amati fleksibilitas dan kelebihan triangle nya. Selamat mencoba!
topSpot
NEWS !